SURABAYA - Ani Marwati (27) janda beranak dua ini tak mampu menanggung derita setelah rumah semi permanennya di bantaran Sungai Jagir, Surabaya digusur Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu.
Diduga stres memikirkan penggusuran itu Ani meninggal pukul 05.00 WIB pagi tadi. Setelah meninggal dunia jenazah Ani sempat disemayamkan di posko korban penggusuran bantaran Sungai Jagir.
Yaman, sekretaris RT 14/03 Jagir, Sidomukti menuturkan, Ani M sebelumnya sakit-sakitan setelah peristiwa penggusuran itu. Ani menurutnya sering stres tidak memiliki tempat tinggal lagi sehingga nasibnya terkatung-katung, sehingga sakit dan meninggal dunia.
Setelah disemayamkan di Posko, Ani dimakamkan di pemakaman Islam Bendul Merisi, Jagir Sidomukti.
Beberapa warga yang menyaksikan penguburan jenazah Ani berteriak histeris  memprotes sikap pemerintah kota yang tidak acuh terhadap nasib korban gusuran bantaran Sungai Jagir.
(Fitra Iskandar)