BANDUNG - Motif pembunuhan yang dilakukan Rahmat (20) terhadap Muchtar Robiana (16) di Gang Babakan Cihapit, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul diduga berlatar belakang dendam. Menurut warga sekitar, korban selama ini dikenal suka memalak orang.
"Di daerah sini, korban memang dikenal suka memalak," kata warga yang enggan disebutkan namanya, kepada wartawan, Sabtu (7/11/2009). Diduga, pelaku nekat membunuh Muchtar, lantaran korban sering memalak dirinya.
Lokasi pembunuhan sendiri tergolong sepi, sehingga banyak warga yang tidak mengetahui kejadian tersebut. Selain sepi, gang tersebut juga cukup gelap. "Kami memang sempat mendengar keduanya terlibat pertengkaran. Tapi setelah itu, mereka menghilang," katanya.
Warga lainnya mengatakan, pelaku merupakan seorang pegawai di Saung Angklung Udjo. Hal itu juga dikuatkan dengan pernyataan Heni (32), kakak korban. Ia mengaku melihat jenis pisau yang digunakan membunuh adiknya. "Pisau yang digunakan menusuk adik saya biasa digunakan untuk menyerut bambu," kata Heni.
(Muhammad Saifullah )