Draf Buku Hilang, Sejarawan Asal Bandung Syok

Gin Gin Tigin Ginulur, Jurnalis
Minggu 13 Desember 2009 16:14 WIB
Ahmad Mansyur Suryanegara (Foto: Gin Gin Tigin Ginulur/okezone)
Share :

BANDUNG - Sejarawan asal Bandung, Ahmad Mansyur Suryanegara syok setelah mengetahui draft buku "Api Sejarah" jilid 2 miliknya raib. Dia sempat tertegun dan bertanya-tanya siapa yang mengambil draf buku setebal 600 halaman itu.

Draf buku "Api Sejarah" sendiri hilang pada saat Ahmad Mansyur menggelar diskusi mengenai bukunya dengan pelajar Islam di Gedung Djoeang Sukabumi, Rabu (9/12/2009). Begitu acara selesai, draf buku yang dia susun dari tahun 2008-2009 itu pun raib.

"Saya sempat tertegun setelah mengetahui draf buku itu hilang. Saya lantas berpikir, siapa yang mengambil buku saya. Sebab bagi saya, itu adalah karya intelektual yang sangat pribadi," kata Ahmad kepada wartawan di kediamannya Jalan Saturnus Kompleks Margahayu Raya, Minggu (13/12/2009).

Ahmad kemudian menduga, hilangnya draf buku itu terjadi saat acara penandatanganan buku "Api Sejarah" jilid I. Saat itu, kata dia, draf buku api sejarah jilid 2 disimpan di atas meja.

"Begitu selesai penandatanganan, saya lihat draf buku saya hilang. Saya tanya panitia, ada yang lihat draf buku saya diambil oleh seorang anak muda, berambut tebal tapi tidak gondrong," kata Ahmad.

Bersama panitia, Ahmad langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Hingga saat ini, kata dia, polisi masih terus menyelidiki kasus hilangnya draf buku tersebut.

(M Budi Santosa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya