BEKASI - Guna mengungkap kasus meledaknya rokok Class Mild di Bekasi, jajaran Polsek Cibitung telah menyita sisa rokok milik Andi Susanto.
Sisa rokok tersebut telah dikirim ke laboratorium forensik untuk diteliti. “Kami masih melakukan penyelidikan terhadap rokok tersebut,” ujar Kapolsek Cibitung AKP M Jhoni di Bekasi, Sabtu (30/1/2010).
Selain itu, polisi juga akan mendatangi kios tempat dibelinya rokok tersebut. Lokasi warung berada di sekitar rumah milik Andi di Jalan Mawar VII, Blok D 7. Pondok Tanah Mas, Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Nasib nahas menimpa Andi yang berprofesi sebagai satpam. Lima giginya rontok dan mulutnya harus dijahit karena rokok yang dihisapnya meledak. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sekira pukul 18.30 WIB.
Saat itu dia tengah berangkat ke tempat kerjanya. Karena hujan turun, maka Andi berteduh di tepi jalan Raya Teuku Umar, menjelang pertigaan dengan akses gerbang Tol Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Sambil menunggu hujan reda, Andi pun menghabiskan dua batang rokok. Saat hujan reda, Andi pun memutuskan melanjutkan perjalanan. Rokok ketiga yang baru saja disulutnya pun dibawanya.
Saat berada di sekitar lampu lalu lintas pertigaan akses ke jalan tol, Andi pun berhenti karena lampu merah menyala. Begitu lampu hijau menyala, Andi pun memindahkan rokok ke mulut, karena tangan kirinya harus mengendalikan kopling motor. Saat itulah rokok yang dihisapnya meledak. Hingga kini Andi masih dirawat di Rumah Sakit Adam Thalib di Jalan Raya Teuku Umar, Cibitung.
(Muhammad Saifullah )