100 Ton Ikan Petani Keramba Mati Mendadak

Rus Akbar, Jurnalis
Sabtu 13 Maret 2010 21:05 WIB
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Share :

PADANG - Sekira 100 ton lebih ikan milik petani keramba di Danau Meninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mati mendadak. Akibatnya, Kecamatan Tanjung Raya diselimuti bau bangkai ikan.
 
Menurut Kapolsek Tanjung Raya Iptu Nursal yang dihubungi okezone, ikan yang mati merupakan ikan yang siap dipanen dua atau tiga minggu lagi.
 
"Kejadian ini telah terjadi Kamis sore dan semakin lama hingga hari ini jumlah ikan yang mati semakin bertambah, beberapa petani keramba ada sekira 100 ton lebih mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar," katanya, Sabtu (13/3/2010).
 
Dari pengamatan yang dilakukan aparat polsek setempat dan masyarakat petani keramba, ikan yang berasal dari dalam keramba berlomba-lomba keluar ke permukaan danau dan kemudian mati.
 
"Tak hanya ikan di keramba yang mati mengapung, ikan-ikan di luar keramba juga mati terapung. Akibatnya, Danau Maninjau diselimuti bau ikan mati," tambahnya.
 
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Isfaemal mengatakan, jenis ikan yang mati antara lain Ikan Mas dan Ikan Nila. Peristiwa ikan mati ini bukan kejadian pertama di Danau Maninjau.
 
"Pada Januari 2009, ikan yang mati mencapai 13 ribu ton dengan kerugian lebih dari Rp130 miliar. Sebelumnya, kematian ikan dalam jumlah cukup banyak juga terjadi pada 1994," ungkapnya.
 
Berdasar penelitian guru besar perikanan Universitas Bung Hatta Hafrijal Syandri, ikan mati massal terjadi karena fenomena naiknya air dasar ke permukaan.
 
"Di laut, fenomena ini disebut dengan upwelling. Ini terjadi bila muncul perbedaan suhu yang tajam antara air di permukaan dan di dasar danau, sehingga air yang didasar akan naik, termasuk kadar karbondioksida meningkat disertai senyawa toksin atau racun, sementara kadar oksigen yang datang dasar sungai sangat minim, inilah yang menyebabkan ikan itu mati," terangnya.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya