California Segera Melegalisasi Mariyuana

Fajar Nugraha, Jurnalis
Kamis 25 Maret 2010 18:15 WIB
Mariyuana (Foto: Reuters)
Share :

CALIFORNIA - Warga California, Amerika Serikat (AS), akan memutuskan apakah mariyuana dapat dibebaskan di wilayah tersebut atau tidak. Sekretaris Wilayah California memastikan kebijakan itu akan melalui proses voting pada November medatang.

Jika disetujui, maka California akan menjadi satu-satunya negara bagian di AS yang melegalisai konsumsi mariyuana untuk kehidupan sehari-hari. Sebelumnya mariyuana atau ganja sudah dilegalkan di California dan 14 negara bagian lainnya, untuk kepentingan medis. Tetapi zat terlarang ini masih dianggap ilegal oleh hukum federal.

Menurut Sekretaris Wilayah California Debra Bowen, pihaknya telah menerima petisi yang menginginkan voting untuk melegalisasi mariyuana. Petisi tersebut dilengkapi oleh tanda tangan sekira 433.971 warga. Jumlah ini merupakan angka minimun yang harus dipenuhi untuk penyetujuan sebuah voting di California.

Jika disetujui maka warga berusia 21 tahun ke atas dapat memiliki lebih dari satu ons mariyuana yang cukup untuk membuat beberapa linting ganja. Selain itu, warga juga diperbolehkan untuk menanam daun memabukan ini dengan jumlah terbatas. Demikian diberitakan Associated Press, Kamis (25/3/2010).

Proposal ini juga mengharuskan pengguna untuk menghisap ganja di depan publik. Mereka juga melarang penghisapan ganja saat berada di sekitar anak berusia di bawah umur, termasuk melarang penggunaan ganja di sekitar lingkungan sekolah ataupun memasuki lingkungan sekolah.

Namun masih terlalu sulit untuk memastikan aturan ini pada akhirnya dapat diloloskan. Kelompok penentang menyatakan, jika mariyuana dilegalkan, maka dapat mendorong kalangan muda Amerika untuk mencoba jenis narkoba yang lebih keras lagi. Mereka mengkhawatirkan jika legalisasi ganja dapat mengundang warga untuk mencoba dan memperburuk budaya narkoba di AS.

Tuduhan penentang kebijakan ditepis oleh kelompok yang pro-legalisasi mariyuana. Mereka menilai legalisasi ini dapat menghemat pengeluaran pemerintah hingga USD200 juta atau sekira Rp1,8 triliun (Rp9,120 per dolar). Penghematan ini didapat dari pemotongan biaya kesehatan masyarakat dan meningkatkan pendapatan pajak untuk pemerintah, karena pemerintah berencana untuk menarik pajak dari legalisasi ganja. 

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya