Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Ahmadiyah

Rizka Diputra, Jurnalis
Jum'at 30 Juli 2010 15:38 WIB
Irjen Edward Aritonang (Foto: Heru Haryono/okezone)
Share :

JAKARTA - Polisi belum menetapkan satu pun tersangka dalam peristiwa penyegelan masjid kelompok Ahmadiyah yang berbuntut kericuhan.
 
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang menjelaskan, polisi masih menunggu kepastian dari pemerintah tentang keberadaan kelompok Ahmadiyah. Karena itu, polisi tidak mau terburu-buru mengambil keputusan.
 
"Dengan pendekatan yang dilakukan, sorenya situasi bisa dikendalikan, TKP masih dalam penjagaan petugas. Tuntutan dan penyegelan masih menjadi status quo dan menunggu pemerintah, yang penting kita antisipasi agar tidak terjadi tindakan anarkis," paparnya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (30/7/2010).
 
Polisi, lanjut Edward, mengimbau semua pihak yang ingin meyampaikan rasa keberatannya agar tidak menggunakan cara-cara kekerasan. "Bukan polisi memihak, tetapi melindungi masyarakat yang harus dilindungi," imbuhnya.
 
Seperti diketahui, warga Kuningan, Jawa Barat, meminta agar masjid kelompok Ahmadiyah segera disegel sebelum Ramadan. Namun sayangnya, aksi tersebut berbuntut kericuhan.
 
Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Djoko Suyanto mengencam aksi tersebut. Presiden Susilo Bambangn Yudhoyono (SBY) juga meminta agar semua yang terlibat dalam aksi anarkis harus ditindak tegas.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya