JAKARTA - Untuk mengantisipasi kecelakaan, tidak hanya sopir yang menjalani tes urin. Dinas Perhubungan juga melakukan cek kelayakan bus yang mengangkut mudik.
Tes kelayakan tersebut meliputi kondisi ban, kaca, mesin, rem, gas emisi buang serta sarana pendukung lain seperti martil. Petugas uji kelayakan Dishub H Bachtiar mengatakan, sampai hari kedua ini petugas sudah mengembalikan 13 kendaraan yang tidak layak jalan.
"Sebelas kemarin, dua hari ini semuanya dikembalikan ke PO," katanya saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Sabtu (4/9/2010). Setiap bus, lanjutnya, yang layak jalan akan mendapat surat tanda bukti pemeriksaan dari petugas uji. "Ini dilakukan untuk menjamin keselamatan penumpang," terangnya.
Petugas tidak dapat memperkirakan berapa bus yang akan diperiksa setiap harinya. "Kami menunggu bus yang datang saja baru diperiksa," paparnya.
(Dadan Muhammad Ramdan)