Unwim Terancam Tak Punya Gedung Kuliah

Gin Gin Tigin Ginulur, Jurnalis
Selasa 28 September 2010 08:05 WIB
Salah satu sudut kampus Unwim, Jatinangor (istimewa)
Share :

SUMEDANG – Pada 2011 mendatang, Universitas Winaya Mukti (Unwim), terancam tak memiliki gedung kuliah. Pasalnya, surat keputusan (SK) Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) menyatakan, Unwim sudah harus menanggalkan aset-asetnya pada akhir Desember tahun ini.

Sekadar informasi, ITB mengambil alih status pengelolaan Unwim dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sejak awal tahun ini. ITB dan Pemprov meneken Memorandum of Understanding (MoU) hak pengelolaan yang diserahkan Pemprov kepada ITB.

Untuk itu, hak pengelolaan tiga kampus Unwim di Jalan Raya Jatinangor, kampus di Jalan Raya Bandung-Sumedang Tanjungsari Kabupaten Sumedang dan Jalan Pahlawan Kota Bandung sepenuhnya milik ITB. Masa transisi pengalihan sendiri dilakukan hingga 2012 mendatang. 

"Unwim itu tidak bisa dibubarkan. Masih ada. Hanya saja, jika memang pada 2011 kita harus tinggalkan kampus ini (Jatinangor), di mana kita akan berkuliah? Otomatis kita jadi perguruan tinggi tunawisma, karena tidak punya rumah," kata Rektor Unwim Endang Sufiadi saat ditemui seusai silahturahmi ITB-Unwim di Kampus ITB Jatinangor Jalan Raya Jatinangor Kabupaten Sumedang, Senin (27/9/2010).

Untuk itu, Unwim kemudian mengajukan permohonan kepada ITB dan Pemprov Jabar agar menyisakan aset untuk kegiatan perkuliahan.

"Setidaknya, sisakan untuk kami di Tanjungsari atau di Jalan Pahlawan, agar mahasiswa yang masuk ke Unwim nanti bisa kuliah," ucap Endang.

Menurut Endang, Yayasan Winaya Mukti yang menaungi keberadaan Unwim, tidak bersedia menutup Unwim. Untuk itu, selain mengajukan permohonan, Unwim juga sedang mencari solusi agar tahun depan, mahasiswa dan karyawannya memiliki tempat untuk melakukan kegiatan.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya