Ratusan Warga Rela Berdesakan Berebut Air Keramat

Roso Prajoko, Jurnalis
Selasa 07 Desember 2010 20:07 WIB
Ratusan warga berebut air bekas mencuci kelambu makam Pangeran Samodro. (Global TV)
Share :

SRAGEN - Ratusan orang di Sragen, Jawa Tengah, berebut air yang dianggap keramat sisa pencucian kelambu penutup makam Pangeran Samodro di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang.

Akibat desak-desakan pagar pembatas makam jebol dan mengakibatkan pengunjung berjatuhan. Sebagian warga lain memilih menyelamatkan diri dan memilih mengeruk air sisa yang tumpah ke tanah, bahkan selokan.

Seperti perayaan sebelumnya, ritual 1 Suro atau Muharam hari ini ditandai dengan pencucian kelambu makam Pangeran Samodro. Sejumlah prajurit bersenjatakan tombak mengawal kelambu yang diyakini bertuah untuk dicucikan.

Warga meyakini air tersebut mampu mendatangkan kebaikan dunia, seperti dituturkan Sukini, warga Jepara yang jauh-jauh datang ke Sragen demi mendapatkan air keramat. “Untuk penglaris dagangan air ini akan ditempelkan di daganganya,” kata Sukini di lokasi, Selasa (7/12/2010).

Dengan kawalan para prajurit, kelambu diarak untuk dipertontonkan kepada warga sekitar. Ratusan warga pun menyaksikan kejadian langka ini.

Menurut sesepuh makam, Pudarwano, antusiasme yang tinggi dari warga dikarenakan ritual ini hanya digelar setahun sekali, yaitu setiap awal bulan Suro.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya