LONDON - Pendiri WikiLeaks Julian Assange memang menarik perhatian banyak orang saat ini. Namun menurut seorang temannya, Assange memang menarik perhatian banyak pihak khususnya perempuan seperti halnya vokalis grup band legendaris the Rolling Stone, Mick Jagger.
"Banyak perempuan yang tertarik kepada Assange, umumnya setelah beberapa menit berkenalan dengannya mereka pasti akan menawarkan diri pada Assange," ungkap rekan Assange seperti dikutip AFP, Senin (20/12/2010).
"Perempuan-perempuan ini layaknya seperti groupies (penggemar berat) yang menggilai sosok seperti Mick Jagger dan Assange mengambil kesempatan dari itu," lanjut rekan Assange.
Hal inilah yang membuat pria berusia 39 tahun tersebut terjebak dalam kasus pemerkosaan di Swedia. Menurut rekan Assange yang tidak diketahui identitasnya itu, dua orang perempuan di Swedia yang melayangkan dakwaan pemerkosaan kepada Assenge, mengaku tidak akan melapor ke polisi jika saja Assange bersedia untuk melakukan tes HIV.
Assange menolak melakukan tes tersebut karena dirinya merasa diperas oleh kedua perempuan tersebut. Rekan Assange yang juga akan memberikan kesaksian atas kasus pemerkosaan ini mengaku, tuduhan pemerkosaan itu tidak ada hubungannya dengan upaya Amerika Serikat (AS) untuk mendiskreditkan Assange.
Namun pada akhirnya Assange bersedia untuk melakukan tes HIV dan tes penyakit seksual lainnya. Mark Stephen, pengacara Assange di Inggris memastikan klien tidak mengidap penyakit seksual menular apapun.
(Fajar Nugraha)