nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendiri Wikileaks Julian Assange Menolak Diekstradisi ke Amerika

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 03 Mei 2019 07:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 03 18 2050903 pendiri-wikileaks-julian-assange-menolak-diekstradisi-ke-amerika-0uU5jQNHCE.jpg Para aktivis pendukung Julian Assange melakukan aksi di depan Pengadilan Inggris di Kota London. (Foto: Reuters)

PENDIRI Wikileaks, Julian Assange, pada Kamis 2 Mei 2019 mengatakan kepada pengadilan di London bahwa ia akan menentang ekstradisi ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan berkonspirasi meretas komputer Departemen Pertahanan AS.

Assange, melalui sambungan video dari penjara Inggris, mengatakan kepada para hakim di Pengadilan Westminister bahwa dia tidak ingin menyerahkan diri untuk ekstradisi karena melakukan praktik jurnalisme yang telah memenangkan banyak penghargaan dan melindungi banyak orang.

(Baca juga: Suakanya Dicabut, Pendiri Wikileaks Julian Assange Ditangkap di London)

Penolakan resmi Assange untuk diekstradisi ini menandai dimulainya apa yang disebut sebagai pertarungan hukum yang sengit terkait apakah ia akan diadili di Amerika atau tidak.

Hadir dengan mengenakan celana jins dan jaket, Assange tampak tenang dalam sidang pengadilan di Westminster Magistrates di London. Sebagian pendukung yang tidak mendapat tempat duduk di ruang sidang yang kecil itu berteriak-teriak "shame on you" kepada para hakim dari lorong-lorong di sekitar ruangan.

(Foto: Ruptly)

Hakim Michael Snow mengatakan tampaknya butuh beberapa bulan sebelum dilangsungkan sidang pengadilan tentang kasus ekstradisi ke Amerika.

Amerika Serikat telah meminta agar Assange diekstradisi untuk diadili atas tuduhan konspirasi karena berkolaborasi dengan mantan analis intelijen Angkatan Darat AS Chelsea Manning dengan meretas komputer Pentagon pada Maret 2010.

(Baca juga: Ekuador Mendapat 40 Juta Serangan Siber Pasca-Penangkapan Pendiri Wikileaks Julian Assange)

Manning menjalani beberapa tahun hukuman penjara karena membocorkan dokumen rahasia ke Wikileaks dan dipenjara lagi pada Maret setelah menolak memberikan kesaksian di hadapan dewan juri yang menyelidiki organisasi tersebut.

Jika terbukti bersalah, Assange bisa dihukum hingga lima tahun penjara. Tetapi, Assange khawatir AS dapat menuntutnya dengan kejahatan tambahan yang lebih serius.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini