Imparsial: Copot Timur Pradopo

Bagus Santosa, Jurnalis
Minggu 13 Februari 2011 16:48 WIB
Share :

JAKARTA – Hingga kini Polri dinilai belum bisa mengungkap secara tuntas kasus penyerangan Jemaah Ahmadiyah oleh massa di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Kekecewaan pun muncul.
 
Aktivis Imparsial Rudi Marpaung menyatakan, sebaiknya Kapolri Timur Pradopo dicopot dari jabatannya karena tak mampu mengungkap kasus tersebut. Terlebih, sejarah mencatat Timur memang tak mampu mengusut kasus HAM.
 
“Kasus Trisakti 98 terjadi saat dia menjadi Kapolres saja tidak tuntas, apalagi kasus ini. Karena itu sebaiknya Timur dicopot saja,” tegas Rudi kepada wartawan di kantornya, Minggu (13/2/2011).
 
Menurut dia, persoalan Ahmadiyah kerap tak berujung karena masyarakat tidak bisa mengakui Ahmadiyah sebagai golongan minoritas. “Makanya mereka sering dikatakan sesat,” tandasnya.
 
Karena itu, pihaknya menuntut kepada pemerintah terutama Polri agar dapat mengusus kasus kejahatan HAM. Dia khawatir, jika persoalan ini tidak tuntas, rakyat Indonesia akan kenyang dengan peristiwa kekerasan dan kejahatan HAM.
 
“Polri harus usut ini, tapi TNI tak perlu dilibatkan. Karena kalau dilibatkan khawatir seperti Orde Baru,” tukas Rudi.
 

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya