SIDOARJO - Dugaan pencurian jasad bayi terus bertambah. Setelah sebelumnya teridentifikasi ada sebanyak 24 makam bayi habis diacak-acak pencuri, ternyata terus bertambah.
Kini ada dua makam balita dilaporkan habis dibongkar. Kedua makam ini berada di makam warga Perumahan Merpati-Kehutanan Desa Pabean, Sidoarjo, Jawa Timur.
Meski demikan, belum bisa dipastikan apakah dua jasad bayi di dalam makam itu sudah diambil pencuri atau belum. Namun pihak desa setempat menerima laporan ada dua makam dibongkar. Informasi ini lalu diteruskan ke aparat kepolisian setempat.
Kepala Dusun Alas Tipis Sumiadi Marno mengakui kalau TPU Perumahan Merpati-Kehutanan itu berada di dusunnya, dan dia menerima laporan kalau ada dua makam bayi yang diduga habis dibongkar. “Tapi kita belum tahu itu makam siapa dan dimana keluarganya. Laporannya, dua makam bayi itu habis dibongkar,” ujarnya.
Dua makam yang habis dibongkar posisinya hampir berdekatan. Polisi lalu memasang garis polisi di sekitar dua makam itu, Kamis (17/2). Didampingi sejumlah aparat desa setempat, dua makam itu dipagari police line. Sumiadi mengaku, pihaknya akan mencari ahli waris dua makam bayi tersebut.
Kapolsek Sedati AKP Dodon Priyambodo mengatakan pihaknya menerima laporan lisan dari Kades Pabean Subandi terkait dua makam itu, Rabu (16/2) siang lalu. Sehingga dia juga belum mengetahui detail bagaimana awal mula dua makam itu ditemukan ada sisa pembongkaran. “Saat ini polisi telah memasang garis polisi pada semua makam yang dilaporkan telah dibongkar,” ujarnya.
Dodon menambahkan, makam yang dipasangi police line di antaranya makam di Dusun Bonosari, makam Dusun Alas Tipis, Makam Perum Griya Pabean dan makam Perum Merpati-Kehutanan. Mengantisipasi kemungkinan adanya tindak pencurian jasad bayi lagi, warga setiap malam menggelar ronda di sekitar makam.
Dua makam yang diketahui habis dibongkar di TPU Perumahan Merpati-Kehutanan, jaraknya berdekatan dengan TPU Bonosari maupun Alas Tipis dan TPU Griya Pabean. Komplek pemakaman itu berada di pinggiran Desa Pabean. Sejauh ini, sudah ada sebanyak 26 makam bayi yang diduga dibongkar pencuri. Namun, yang bisa dipatikan jasadnya hilang hanya empat makam, karena makam yang dibongkar polisi baru lima makam.
(Muhammad Saifullah )