Abyei, Dibakar dan Dijarahi

Aulia Akbar, Jurnalis
Selasa 24 Mei 2011 08:48 WIB
Foto : Abyei terbakar (bbc.co.uk)
Share :

KHARTOUM - Pria bersenjata membakar dan menjarah Abyei, kota yang diperebutkan Sudan Utara dan Selatan. Proses perdamaian antara Sudan Selatan dan Utara telah hancur sebelum Sudan Selatan memerdekakan diri.

Kantor Utusan PBB di Sudan mengungkapkan, para militan bersenjata Sudan membakari dan menjarah toko-toko dan rumah di Kota Abyei. Mereka menegaskan angkatan bersenjata Sudan Utara harus bertanggung jawab terhadap aksi kriminal ini.

Beberapa gubuk terbakar, asap menyelimuti kota. Para penjarah terlihat berkeliaran di kota membawa senjata api.
Beberapa di antaranya membawa koper dan lainnya menarik gerobak berisikan permadani, kuali, panci, sekarung gandum , bahkan seprei tempat tidur. Demikian seperti dilansir Associated Press, Selasa (24/5/2011).

Sudan Utara dan Sudan Selatan saling klaim menguasai Abyei karena kota ini memiliki cadangan minyak. Perebutan wilayah antara dua Sudan pun meningkatkan angka kekerasan.

Selain Sudan Utara dan Selatan, suku etnik Afrika, Ngok Dinka dan suku Arabm Misseriah juga mengklaim menguasai wilayah tersebut.

Kepala suku Misseriah, Mukhtar Babu Nimr mengacuhkan peringatan yang dilontarkan Sudan Selatan dan Dewan Keamanan PBB bahwa dalam beberapa bulan, Sudan Selatan akan merampas Abyei.

Eric Reeve, seorang profesor dari Massachusets University yang menulis tentang Sudan mengungkapkan Khartoum harus mendapatkan Abyei dan menanamkan pengaruhnya demi menangkal Juba atau konflik akan semakin memanas.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya