Jamin Stok Darah Selama Puasa, PMI Gandeng Gereja & Vihara

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Jum'at 22 Juli 2011 12:31 WIB
Ilustrasi (Foto: Andikey Kristianto/okezone)
Share :

DEPOK - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok mengaku tidak khawatir kekurangan stok darah pada saat puasa dan pascalebaran. Meskipun, masyarakat yang mendonor darah pada saat puasa pasti menurun drastis.
 
Sebagai solusi, PMI sudah bekerja sama dengan lima gereja dan vihara. Belum lagi stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Depok masih tersisa lebih dari tiga kantong darah setiap bulan.
 
Direktur PMI Depok Irene Ratna mengatakan, dengan mengandalkan gereja dan vihara, sedikitnya akan menghasilkan 300 hingga 400 kantong darah. Adapun kebutuhan stok darah di Depok mencapai 600 kantong tiap bulan.
 
"Mau puasa dan Lebaran kami hadapi dengan santai, tidak akan defisit, justru berlebih, kami libatkan pihak gereja dan vihara untuk donor darah, selama ini saja justru kita dropping ke tempat lain karena berlebih," jelasnya kepada wartawan, Jumat (22/07/11).
 
Ratna menambahkan, kebutuhan darah di Depok biasa digunakan untuk persalinan, kecelakaan, cuci darah, dan thalasemia. Selain itu, pihaknya menjamin kualitas darah yang akan diberikan kepada konsumen jauh dari penyakit.
 
"Tidak boleh dan tak layak apabila darah tersebut mengandung sipilis, HIV/AIDS, dan hepatitis, pasti sudah ada screening dan koordinasikan secara modern dengan PMI pusat, kami berharap rumah sakit di Depok rutin ambil darah di kita, jangan di tempat lain," jelasnya.
 
Sedikitnya terdapat 40 kantong darah rata-rata setiap bulan yang terinfeksi penyakit menular. PMI Depok memproduksi darah whole blood dan darah endap, namun belum memproduksi trombosit karena keterbatasan alat dan tempat.
 

(Insaf Albert Tarigan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya