Lempar Batu, Bocah Palestina Dapat Dibui

Aulia Akbar, Jurnalis
Senin 25 Juli 2011 20:01 WIB
Foto : Bocah Palestina (newint)
Share :

WASHINGTON - Setiap tahun sekira 700 bocah ditangkap dan diadili oleh di pengadilan militer Israel akibat melempar batu.

Mereka pun tak segan-segan memenjarakan bocah berusia 12 tahun, meski hukum Israel melarang memenjarakan anak di bawah usia 14 tahun.

Pelemparan batu yang dilakukan oleh bocah Palestina itu awalnya dilakukan ke tank milik Israel, dan ini menjadi simbol perjuangan Palestina.

Namun, para militer Israel tak segan menangkapi para pemuda dan bocah Palestina yang melempar batu ke pasukan Israel. Demikian seperti diberitakan New Internationalist, Senin (25/7/2011).

Militer Israel sering kali menyatakan bahwa anak yang melempar batu ini memiliki hubungan dengan kelompok ekstrimis dan patut dihukum. Namun, seorang pengacara Gerard Horton mengingatkan para pasukan Israel bahwa ini adalah tindakan para bocah, bukan teroris.

Kebanyakan para bocah ditahan dan juga diadili dalam pengadilan militer di Israel. Dikabarkan pula banyak bocah berusia di bawah 14 tahun yang dipenjara pada tahun 2005 hingga 2010.

Mereka ditangkap pasukan Israel pada malam hari di rumahnya. Mata mereka ditutup dan mereka pun dipukuli dan juga diinterogasi.

Mereka juga dipaksa untuk meminta maaf atas perbuatannya. Hal ini dinilai akan menciptakan trauma bagi para bocah tersebut.

Kesengsaraan warga Palestina pun makin lama terlihat semakin meningkat. Mulai dari blokade yang dilakukan pasukan Israel terhadap akses Gaza dan juga pembangunan tembok pemisah Israel. Selain itu, Israel juga kerap melakukan bombardir di Gaza.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya