40 Warga Miskin Jakarta Dipulangkan ke Daerah Asal

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Senin 22 Agustus 2011 11:02 WIB
blogspot (ilustrasi)
Share :

JAKARTA – Sebanyak 40 jiwa warga miskin Jakarta yang menetap di bantaran rel Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Pemulangan dilakukan dengan menggunakan kereta api.
 
Sebanyak 40 orang tersebut terpaksa dipulangkan ke daerah asalnya karena tidak memiliki pekerjaan yang tetap di Jakarta. Bahkan, untuk tempat tinggal pun mereka harus menggunakan tanah PT KAI di bantaran rel. Hal ini dinilai mengganggu tata kota dan estetika Jakarta.
 
Agenda pemulangan ini dilakukan Kementerian Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta, dan PT KAI. Mayoritas warga yang dipulangkan berasal dari berbagai wilayah di Pulau Jawa. Namun, ada juga yang berasal dari Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, dan Jambi.
 
“Kami hanya memfasilitasi pemulangan saja. Soal pemulangan ini agenda Kementerian Sosial,” kata Humas PT KAI, Mateta Rizalulhaq, Senin (22/8/2011).
 
Sementara itu, salah seorang warga yang dipulangkan paksa, Minto (60), mengaku senang dengan agenda ini. Dia berharap, di kampungnya nasib dia akan lebih baik dari sebelumnya.
 
“Saya akan pulang ke kampung saya di Trenggalek. Disana saya akan menjadi petani. Saya senang bisa pulang,” kata Minto.
 
Pria yang sudah menetap di bantaran rel Pejompongan sejak 1957 ini mengaku tidak menerima dana kompensasi dari pemerintah. “Saya hanya menerima uang saku, tapi saya tak tahu jumlahnya berapa karena belum saya buka,” tukasnya polos.

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya