Warga Tolak Penggusuran Sekolah & Rumah 66 KK

Risna Nur Rahayu, Jurnalis
Kamis 24 November 2011 12:55 WIB
Warga bakar ban sebagai penolakan atas penggusuran (Foto: Risna/okezone)
Share :

MEDAN - Warga Jalan Jati, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Medan, Sumatera Utara, memblokir jalan dan membakaran ban pada Kamis siang. Aksi ini menyusul rencana eksekusi lahan seluas 7,5 hektare di kawasan tersebut.

Nahasnya tanah tersebut sudah berdiri 66 pemukiman kepala keluarga dan satu bangunan sekolah. Pantauan okezone, pemblokiran dilakukan dengan menggunakan bongkahan kayu berukuran besar serta ban bekas yang dibakar, Kamis (24/11/2011).

Warga sekitar menolak eksekusi lahan karena tiap warga yang tinggal di kawasan itu memiliki sertifikat kepemilikan yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Medan. Tidak hanya pemukiman warga, di atas lahan tersebut juga berdiri Yayasan Methodist Pelita Kasih.

"Kita akan tetap pertahankan hak kita, walau PN Medan ngotot akan lakukan eksekusi," ujar salah seorang pemilik tanah, Bunsui Tigor di lokasi, Kamis (24/11/2011).

Bunsui yang merupakan pengurus di yayasan itu menerangkan, persengketaan tanah ditengarai karena adanya mafia tanah. Oknum itulah yang diduga menjual lahan milik warga kepada Abdul Karim yang merupakan pihak penggugat eksekusi.

"Tanah yang mau dieksekusi seluas 7,5 hektare dalam perkara NO.113/Pdt.G/2006/PN Mdn, antara Abdul Kiram dkk, dengan Ruslim Lugianto adalah milik warga. Ini karena BPN Medan tidak pernah membantalkan sertifikat kami," tandasnya.

Hingga berita kini, Juru Sita PN Medan belum tiba di lokasi. Petugas Kepolisian juga tidak ada yang berjaga, meski warga sudah berkumpul dan siap melakukan perlawanan jika eksekusi tetap dilangsungkan. "Kita akan terus pertahankan hak kita, sampai mati pun jadi," tegasnya.

Meski tidak mengganggu arus lalu lintas, aksi pemblokiran jalan ini membuat lokasi diselimuti asap lantaran banyaknya ban bekas yang dibakar warga.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya