JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution mengingatkan anggotanya yang bertugas di Papua agar lebih berwaspada. Sebab diyakini masih banyak anggota kelompok bersenjata yang berada di dalam hutan.
Menurut Saud, penembakan yang menyebabkan tewasnya dua anggota Brimob, Bripda Feriyanto Kaluku dan Bripda Eko Afriansyah, di Kali Semen, Kampung Wandigobak, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, kemarin, antara lain disebabkan anggotanya kurang menguasai medan.
“Di Papua orang bersenjata liar yang berdiam di dalam hutan masih banyak. Mereka mengancam anggota kepolisian dan masyarakat setempat. Para pelaku masih dilakukan pengejaran dan sedang dilakukan penyisiran,” kata Saud saat dikonfirmasi okezone, Sabtu (3/12/2011).
Saud menjelaskan, dua anggota Satuan Gegana Mabes Polri ini, disergap usai menjemput dua orang rekannya yang terkena Malaria di Pos Tinggi, kawasan Nambut. Mereka tiba-tiba dihadang sekelompok orang bersenjata lengkap. Dua orang tewas ditembak dan satu lainnya luka berat.
"Usai terjadinya peristiwa penembakan lalu dikejar anggota kita dan mereka melarikan diri ke dalam hutan. Mereka itu tidak memahami dan mengusai jalur hutan,” ujar Saud.
(Dede Suryana)