JAKARTA - Angan-angan demi mengatasi banjir, pembangunan gorong-gorong saluran air di beberapa ruas jalan di Jakarta malah menimbulkan kemacetan di mana-mana.
Pantauan okezone, kemacetan parah sekira dua kilometer terlihat mulai dari Bundaran Senayan, hingga depan Gedung Standard Chartered, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, menuju Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Kesal dengan kondisi macet, pengendara memilih menggunakan trotoar dalam berlalu lintas yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Tak sedikit pengendara yang memilih menghentikan perjalanan dan berteduh di bawah jembatan Semanggi sambil berharap arus lalu lintas segera lancar.
Kemacetan parah di kawasan perkantoran tersebut disebabkan adanya pembangunan gorong-gorong saluran air sepanjang 50 meter di Jalan Jenderal Sudirman. Di muka gorong-gorong tampak ada alat berat yang tidak beoperasi. Sementara itu, lubang saluran yang telah dikeruk tampak dikelilingi papan pembatas untuk keselamatan pengendara.
Kemacetan serupa juga terjadi di jalur cepat. Beberapa pengendara yang biasanya keluar pindah ke jalur lambat untuk masuk ke gedung-gedung perkantoran terpaksa harus tetap di jalur cepat, karena pintu keluar sudah ditutup. Ini dilakukan untuk mencegah kemacetan yang lebih parah.
Mirisnya, hanya da beberap apolisi yang membantu mengatur arus lalu lintas. Tak ada satu pun petugas Dinas Perhubungan yang membantu di sana. Banyaknya angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat juga membuat arus lalu lintas tersendat.
Di Jalan Ciganjur, Jakarta Selatan, juga terjadi kemacetan karena pembangunan proyek gorong-gorong saluran air sepanjang 50 meter. Kemacetan sudah memanjang hingga jarak 1,5 kilometer.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)