Pengungkapan Kasus Curanmor di Depok Hanya 13 %

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Senin 02 Januari 2012 14:19 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Share :

DEPOK – Jajaran Polres Depok mengakui angka kejahatan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di wilayahnya tergolong tinggi. Sepanjang tahun 2011, kasus curanmor di Depok adalah sebanyak 476 kasus.
 
Bahkan Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengakui di jajaran Polda Metro Jaya, Depok tertinggi kedua untuk kasus curanmor. Namun ia mengklaim, jumlah kasus curanmor tahun 2011 menurun dari tahun 2010 sebanyak 682 kasus.
 
“Paling rentan Depok curanmor, DKI kita nomor dua, yang paling tinggi terjadi di wilayah kecamatan Cimanggis yakni 133 kasus, karena wilayahnya luas dan penduduknya padat,” tegasnya kepada wartawan, Senin (02/01/12).
 
Namun, Mulyadi juga mengakui penyelesaian kasus curanmor memang cenderung lambat. Pasalnya, dari 476 kasus, hanya 13 persen yang berhasil diungkap dan tuntas.
 
“Penyelesaian hanya 65 untuk curanmor, pengungkapan terus dilakukan oleh unit serse yang getol menyelesaikan, kendala lainnya lantaran keteledoran masyarakat sendiri karena sering memberi peluang kejahatan, jangan disimpan atau diparkir di sembarang tempat, teras juga jangan, itu memberikan peluang,” jelasnya.
 
Ia meminta masyarakat untuk lebih mawas diri dalam mengamankan sepeda motornya. Salah satunya dengan memberikan kunci ganda, atau dirantai.
 
“Parkir motor sembarangan, saat ini justru larinya malah ke siang hari tren-nya, harus ada upaya dari masyarakat, misalnya pakai kunci rahasia, kunci stang, pakai rantai. Minimal di setiap Polsek laporan, curanmor bisa 4 sampai 5 kasus seminggu, kadang nihil juga,” tandasnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya