BANDARLAMPUNG - Proses penyembuhan Muslim, korban bentrokan antara warga dengan aparat di areal PT Barat Selatan Makmur Invesindo (PT BSMI), Kabupaten Mesuji, Lampung, membutuhkan waktu lama. Remaja berusia 17 tahun itu kini masih dirawat di RS Immanuel Bandarlampung.
Muslim sudah sekira dua bulan terbaring di bangsal rumah sakit dan masih harus menjalani penyembuhan luka. Pihak rumah sakit menyatakan korban menderita luka di tulang.
Tulang kering kaki kanan Muslim remuk dan daging betisnya terkoyak hingga menyisakan lubang menganga sebesar bola golf.
Dokter menyebutkan, butuh waktu minimal tiga bulan agar daging kembali menutupi lukanya.
Herda (31), kakak perempuan korban mengaku pasrah dengan nasib adiknya. “Sekarang ini tinggal menunggu siapa yang benar dan siapa yang salah,” ungkapnya, Rabu (4/1/2012).
Di RS Imannuel Muslim sudah dirawat sejak 7 Desember 2011 lalu. Sebulan sebelumnya korban sempat dirawat di RSUD Abdul Moeloek. Semua biaya pengobatannya ditanggung Kepolisian.
Muslim merupakan salah seorang korban luka tembak aparat Brimob yang bentrok dengan warga di lahan PT BSMI, Kabupaten Mesuji pada 10 November 2011 lalu.
(Dian AF)