2012 Memanas, SBY Cium Ketidaksetiaan Parpol Koalisi?

K. Yudha Wirakusuma, Jurnalis
Jum'at 06 Januari 2012 14:13 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Dalam sambutan acara penganugerahan penghargaan pemerintah di bidang industri tahun 2011 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat memberikan pernyataan yang mengejutkan.
 
Kepala Negara memprediksi pada 2012 suhu politik akan menghangat dan berpotensi memunculkan gesekan-gesekan apabila tidak dikelola dengan baik.
 
Terkait hal tersebut, pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan bahwa SBY telah mencium adanya ketidaksetiaaan parpol yang tergabung dalam koalisi pendukung pemerintah. "SBY mendengar adanya ketidaksetiaan di antara partai politik yang tergabung dalam sekretariat gabungan," kata Ray saat berbincang dengan okezone, Jumat (6/1/2012).
 
Menurut Ray, Sekretaris Kabinet Dipo Alam  kerap mengancam para menteri yang berasal dari partai politik koalisi pendukung pemerintah dengan cara halus. "Dipo sering mengingatkan para menteri soal kinerja, itu ancaman kepada partai  politik," terangnya.
 
Koodinator Lingkar Madani Indonesia (LIMA) ini juga memprediksi bahwa pertengahan tahun ini Partai Demokrat akan ditinggal oleh para koleganya. "Tahun ini menjadi ajang bagi partai politik untuk dapat melakukan ancang-ancang untuk jadi pembeda, dan memikirkan nasib di 2014,” tukasnya.
 
Sebelumnya, meski memprediksi tahun 2012 akan diwarnai dinamika politik yang sangat dinamis dan berpotensi memunculkan gesekan-gesekan, Presiden berharap pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat mampu menjaga stabilitas nasional, agar negara tetap dalam kondisi aman dan kondusif di seluruh wilayah.
 
"Meski kompetisi bisa dinamis, kadang agak keras, tapi kita jaga situasi agar tetap stabil," ucap SBY di Istana Negara, Kamis 5 Januari 2012 lalu.
 
Menurut SBY  jajaran pemerintah harus terus bekerja meningkatkan capaian pemerintah di tahun ini. "Jajaran pemerintah terus bergiat, konsentrasi bersama bangun negeri ini lebih baik,” tukasnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya