Ini Faktor Penyebab Citra Partai Demokrat Turun

Dina Kusumaningrum, Jurnalis
Sabtu 28 Januari 2012 11:40 WIB
Share :

JAKARTA- Tingkat Elektabilitas partai Demokrat kian merosot. Sejumlah persoalan hukum yang mendera kader partai berlambang mercy tersebut diduga menjadi faktor utama turunnya citra partai Demokrat yang berujung pada merosotnya tingkat elektabilitas.

Namun menurut pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya persoalan merosotnya citra partai demokrat justru disebabkan oleh saling serang di antara kader Demokrat. “Masalahnya bukan hanya pada soal mantan bendahara umum PD Muhammad Nazaruddin. Memburuknya citra partai Demokrat justru disebabkan oleh pernyataan kader partai Demokrat berlambang bintang Mercy itu sendiri, yang malah sibuk mengomentari dan memanas-manasi situasi,” kata Yunarto usai diskusi polemik Sindo Radio di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (28/1/2012).

Menurut Yunarto, masalah yang menjangkiti PD saat ini justru berawal dari bantah membantah, khususnya terkait wacana pelengseran Anas Urbaningrum. Dari hasil pemantauan Charta Politika atas isi media massa tahun 2011 tercatat 42 persen pemberitaan terkait PD hanya terkait soal Nazrauddin dan perpecahan partai. Kenapa seperti itu?

Kata Yunarto, karena justru kader sendiri yang buat masalah ini besar. Oleh karena itu Yunarto menyatakan Demokrat membutuhkan sebuah konsolidasi internal yang kuat. Selain itu, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua Dewan Pembina Partai Demokrat harus terlibat menengahi dengan menekan bahwa ada kebijakan satu pintu untuk membuat pernyataan terkait kasus Nazaruddin dan isu perpecahan.

Selain itu, harus ditegaskan, siapapun yang jadi tersangka dari kasus hukum harus di nonaktifkan. “Ini yang harusnya dibereskan Partai Demokrat , karena bukan hanya pengaruh kasus Nazaruddin, yang memperburuk citra adalah ribut-ribut antar kader,” katanya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya