JAKARTA - Setelah John Kei ditangkap karena diduga terlibat pembunuhan Direktur PT Sanex Steel Indonesia (SSI) Tan Hari Tantono di Swiss-Belhotel, Kamis 26 Januari Lalu. Tokoh pemuda di Jakarta ini tidak langsung mendekam di jeruji besi.
Namun pria berperawakan tinggi besar ini langsung menjadi penghuni Rumah Sakit Sakit Polri Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hal tersebut lantaran sebuah peluru petugas Kepolisian yang bersarang di kaki kanannya.
Pihak Kepolisian berupaya untuk melakukan penjagaan ketat untuk menjaga tokoh pemuda asal Maluku ini. Pantauan okezone, ada 12 anggota Brimob dengan senjata laras panjang di depan ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Polri Soekanto.
Sementara di halaman rumah sakit terlihat ada delapan anggota Brimob lainnya yang lalu-lalang. Sementara lima orang lainnya berjaga di depan rumah sakit.
Tak hanya itu saja, beberapa anggota Kepolisian dengan pakaian preman juga di siagakan, baik di dalam maupun diluar rumah sakit.
Seperti yang diketahui John Kei telah menjalani operasi pengangkatan proyektir yang bersarang di kaki kanannya. Operasi ini tergolong sulit lantaran terduga kasus pembunuhan Direktur PT Sanex Steel Indonesia (SSI) Tan Hari Tantono ini mengidap penyakit gula dan mengalami pendarahan. Operasi pengangkatan proyektir memakan waktu sekira empat jam. (kyw)
(Insaf Albert Tarigan)