JAKARTA - Wakil Menteri Pertahanan Korea Selatan (Korsel) Lee Young Geol mengatakan, keberadaan prajurit perempuan akan sangat berguna dalam operasi militer non-perang.
"Jumlah prajurit perempuan di Korsel meningkat belakangan ini. Namun, tak dapat dipungkiri, perempuan juga memainkan peranan penting dalam operasi non-perang," ujar Lee dalam Jakarta International Defence Dialog (JIDD), Rabu (21/3/2012).
Lee menambahkan, ada beberapa hal penting yang dapat dilakukan oleh perempuan saat operasi berlangsung.
"Ketika kita memasuki lokasi bencana alam, prajurit perempuan merupakan pihak yang lebih diterima dibandingkan prajurit laki-laki. Prajurit perempuan juga akan tampil sebagai tim medis yang handal," imbuhnya.
Wakil Menhan Korsel itu juga menjelaskan, peningkatan anggaran militer yang ditujukan untuk operasi non-perang, kiranya tidak akan menyebabkan ancaman bagi negara tetangga.
(Fajar Nugraha)