Mabes Polri: Maluku Rawan Provokasi

Fiddy Anggriawan , Jurnalis
Selasa 15 Mei 2012 14:13 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Pawai obor dalam rangka memperingati hari ulang tahun pahlawan Patimurra di Kota Ambon, Maluku berakhir bentrok. Mabes Polri menilai, acara-acara yang dihelat di Maluku rawan diprovokasi.

"Masyarakat jangan terprovokasi, kerena event-event di Maluku masih rawan diprovokasi," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution di kantornya, Jakarta, Selasa (15/5/2012).

Saud mengatakan, adanya provokasi membuat pawai obor yang awalnya berjalan tertib berujung saling lempar batu. Hal itu terjadi saat rombongan pawai melewati pertigaan Jalan Rijali, Tulukabesi terjadi pelemparan dari masyarakat terhadap peserta pawai. Kemudian peserta pawai terpancing dan melempar balik.

"Sehingga berakibat terjadinya sepeda motor terbakar sebanyak 10 unit, dua rumah sederhana terbakar serta korban luka sebanyak 44 orang," ungkapnya.

Namun, tambahnya, saat ini situasi di Kota Maluku sudah bisa dikendalikan. Masyarakat pun dihimbau supaya tenang, dan jangan mudah terprovokasi. Sementara itu, untuk petugas di lapangan diminta agar bisa menegakkan prosedur hukum terhadap pelaku. (trk)

(M Budi Santosa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya