"Demokrat Harus Mengaca Diri"

Susi Fatimah, Jurnalis
Rabu 20 Juni 2012 07:00 WIB
Foto: (dok okezone)
Share :

JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil surveinya yang dilakukan pada 1200 responden seluruh Indonesia. Dalam surveinya LSI menyebutkan elektabilitas Partai Demokrat anjlok ke angka 13,7 persen. Penurunan tersebut terjadi sejak Oktober 2011. Padahal pada Oktober 2011 elektabilitas PD mencapai 16,5 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Demokrat geram dan menyalahkan publik yang kerap menyudutkan beberapa kader Demokrat yang diduga terlibat dalam sejumlah kasus korupsi. Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Saan Mustofa.

Hal yang sama juga dilontarkan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf. Nurhayati menyalahkan lembaga survei yang dinilai tak kredible dalam menunjukkan fakta dan data. Fraksinya berencana akan memanggil lembaga survei untuk mempertanyakan materi dalam survei tersebut.

Polemik mengenai hasil survei tersebut menarik Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Kamarudin untuk angkat bicara. Menurutnya, Demokrat harus menjadikan hasil survei LSI tersebut sebagai cermin dalam rangka memperbaiki kondisi partai berlambang bintang mercy tersebut.

"Demokrat enggak usah menyalahkan lembaga survei, tapi tunjukan ke dalam diri sendiri. Berapa banyak tokoh Demokrat yang diduga terlibat korupsi. Kita memaknai survei sebagai cermin diri, apapun hasilnya itu hasil sosok wajah kita dipublik. Kalau anjlok harus mengaca diri harus intropeksi jangan salahkan lembaga survei," ujar Kamarudin kepada Okezone, Selasa (19/6/2012).

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya