BANTUL – Sugiyono, tersangka pembuat bakso dari ayam tiren mengaku menjual baksonya ke Pasar Wononasi Gunungkidul Yogyakarta setiap harinya. Dia mengaku membawa ratusan bakso yang sudah jadi untuk dijual langsung ke pasar tersebut.
“Setiap hari saya naik ke Wonosari, di Pasar Wonosari Kota, cuma disana saya jual satu karung bakso pada pedagang atau konsumen langsung,” jelasnya saat ditemui di Mapolsek Pleret, Bantul, Yogyakarta, Jum’at (31/8/2012).
Dia mengaku berangkat ke Wonosari dari rumahnya yang berada di Dusun Pungkuran Wetan, Pleret, Bantul, Yogyakarta sekitar pukul 04.00 WIB. Saat berada di pasar, dia jajakan bakso tersebut kepada pembeli atau pedagang sayuran yang biasa membeli bakso miliknya. Sekitar pukul 06.00, dia kembali ke rumah meski bakso miliknya tidak habis terjual.
“Jam 06.00 itu saya kembali ke rumah, habis atau enggak habis pulang. Soalnya, saya dan juga pedagang lainnya berjualan di depan toko orang yang sedang tutup. Mau tidak mau kan harus pulang,” jelasnya.
Sugiyono menjelaskan selama ini banyak pedagang maupun tetangganya yang membeli bakso buatannya langsung ke tempat tinggalnya. Tetapi, pasca digrebek oleh petugas gabungan pada Rabu, 29 Agustus 2012 kemarin, tidak ada pembeli yang mendatangi rumahnya.
“Pedagang yang membeli bakso di rumah bisanya dini hari sekitar pukul 03.00 sampai pukul 05.00. Terkadang saya atau istri yang melayani mereka. Satu plastik yang berisi 10 bakso saya jual Rp700, kalau sedang Rp3 ribu dan yang besar Rp7 ribu. Semuanya sama, satu plastik berisi 10 bakso,” bebernya.
Pedagang yang membeli bakso miliknya, lanjut Sugiyono biasa dijual kembali di Pasar Prambanan di Kabupaten Sleman, Pasar Bringharjo dan Pasar Giwangan Yogyakarta.
Sementara itu, petugas kepolisian setempat belum melakukan pengembangan dengan mencari siapa yang membeli bakso milik tersangka ini.
“Kalau mencari siapa yang membeli bakso, kita belum kearah sana, tetapi kita fokus pada produsen bakso yang mengedarkan,” jelas Kapolsek Pleret Bantul, AKP Herry Suryanto.
Pihaknya juga masih menunggu hasil laboratorium dari BPOM yang sudah membawa sampling beberapa bakso milik tersangka. Selain itu, polisi juga menyita beberapa bakso yang sudah jadi untuk dijadikan barang bukti.
(Susi Fatimah)