Abraham Samad Tegaskan KPK Tak Butuh Bantuan Presiden

Fiddy Anggriawan , Jurnalis
Kamis 04 Oktober 2012 20:16 WIB
Gedung KPK
Share :

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad menegaskan dirinya tidak butuh dukungan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam memberantas korupsi. Pasalnya, KPK sudah mendapat dukungan dari sejumlah aktivis antikorupsi.

Menurut Abraham, adanya dukungan dari para pejuang antikorupsi tersebut, membuat dirinya tidak gentar dan akan tetap berdiri tegar untuk menghadang upaya-upaya pelemahan KPK dari pihak manapun.

Abraham juga mengaku, tidak membutuhkan dukungan dari para anggota dewan yang sebenarnya akan memangkas kewenangan UU KPK.

"Buat teman-teman pejuang KPK, saya ingin mengatakan bahwa KPK tidak butuh 'political will' dari pemimpin negeri ini. KPK tidak butuh goodwill dari para legislator di DPR," ungkap Abraham saat bertemu puluhan aktivis di Kantor KPK, Kamis (4/10/2012).

KPK, lanjut Abraham hanya butuh dukungan dan bantuan masyarakat Indonesia yang masih percaya dengan KPK dalam memberantas korupsi. Pasalnya, hal itu bisa menjadi kekuatan besar dari terhindarnya upaya-upaya pelemahan KPK. "KPK tidak akan pernah kuat dan bisa dilemahkan apabila kita tidak bersatu padu," pungkasnya.

Perlu diketahui, KPK saat ini sedang mengalami masa yang sulit dan seolah diserang habis-habisan dari berbagai pihak. Persoalan pertama, belum disetujuinya pembangunan Gedung baru KPK oleh DPR. Kemudian, KPK yang mengajukan biaya pembangunan Gedung barunya itu agar bisa menambah para pegawainya dan bisa ditempatkan dengan layak. Mengingat sejumlah kasus korupsi loadnya sangat tinggi.

Selain itu, sebanyak 20 penyidik KPK ditarik ke Mabes Polri dengan alasan tidak diperpanjangnya masa tugas. Terakhir, adanya upaya pelemahan lembaga ini melalui revisi UU KPK yang sedang dilakukan oleh para anggota DPR.

(Ahmad Dani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya