Tahun 1974, Yasser Arafat Tampil Pertama Kali di PBB

Wahyu Dwi Anggoro, Jurnalis
Kamis 29 November 2012 15:15 WIB
Yasser Arafat ditengah pendukungnya (Foto: AP)
Share :

JAKARTA - Pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Yasser Arafat secara mengejutkan tampil di depan forum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada 1974. Penampilan tersebut menandai perubahan kebijakan yang dilakukan oleh Arafat yang juga berusaha melakukan perjuangan untuk kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi.

Sebelumnya faksi-faksi PLO lebih memilih untuk menggunakan cara-cara kekerasan sebagai jalan perjuangannya. Salah satu aksi kekerasan yang cukup terkenal dilakukan oleh pejuang Palestina adalah pembunuhan 11 atlet Israel dalam Olimpiade Muenchen pada 1972.  

Walaupun begitu baru pada tahun 1988 PLO secara resmi mencoba menggunakan jalur damai untuk menyelesaikan konfliknya dengan Israel untuk mendirikan negara Palestina. Pada tahun itu PLO akhirnya menyetujui solusi 2 negara yang diusulkan oleh PBB. Demikian diberitakan BBC, Kamis (29/11/2012).

Sikap PLO tersebut sebagai reaksi atas menurunnya pamor dari organisasi itu semenjak terjadinya gerakan Intifada di wilayah Palestina yang dikuasai oleh Israel. Gerakan Intifada yang dimulai sejak tahun 1987 itu dilakukan oleh pejuang Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Mereka melakukan aksi protes dan serangan ke tentara Israel yang menguasai kedua wilayah tersebut.

Gerakan Intifada membuat perhatian dunia internasional terfokus pada perjuangan yang dilakukan di wilayah Palestina. PLO yang berada di Tunisia setelah sebelumnya diusir dari Yordania dan Lebanon menjadi terancam kehilangan relevansinya.

Sikap tersebut langsung ditanggapi oleh Amerika Serikat (AS) yang langsung membuka jalur perundingan dengan PLO. Sedangkan pihak Israel sendiri menolak tawaran negosiasi dari PLO karena masih menganggap organisasi tersebut sebagai organisasi teroris.

Perundingan pertama yang membahas isu konflik Palestina dengan Israel dilakukan dalam Pertemuan di Madrid pada tahun 1991. Ironisnya PLO tidak ikut serta dalam perundingan tersebut karena penolakan dari pihak Israel. Pihak Palestina pun diwakili oleh tokoh-tokoh perjuangan yang berada di luar PLO dibantu oleh Pemerintah Yordania.

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya