LAMPUNG - Kesal lantaran kawanan perampok berhasil kabur, warga Lampung Timur membakar mobil pelaku yang terparkir karena tidak sempat dibawa pemiliknya.
Kapolres Lampung Timur AKBP Abrar Tuntalanai mengatakan peristiwa tersebut terjadi setelah para perampok bersenjata api yang berjumlah tiga orang itu merampok Trimoyo (57) di Dusun 1 Desa Rajabasa Baru, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, pada Minggu (20/1/2013) sekira pukul 20.30 WIB.
Dari keterangan korban, kata Abrar, perampokan itu bermula saat ketiga pelaku datang ke rumah korban dengan berpura-pura hendak membeli pupuk. Namun ketika isteri korban, Meswati (47) yang menerima para pelaku masuk ke dalam rumah, imbuhnya, ketiga pelaku itu membuntuti.
"Para pelaku lalu mendorong dan memukul menggunakan pistol. Kemudian mereka menodongkan pistol," katanya.
Para perampok lalu menggasak uang sebanyak Rp13 juta dan 43 gram emas setelah sebelumnya mengancam akan menembak korban. Meswati yang disangka pingsan berhasil keluar saat para perampok sibuk menggasak harta korban di dalam kamar. "Korban lalu berteriak minta tolong," tambahnya.
Mendengar istri menjerit, kata Abrar, Trimoyo yang ada di belakang rumah berusaha menolong, tetapi ia dihadang dan juga dipukul. Warga yang mendengar teriakan Meswati berdatangan dan mengepung rumah. Namun para pelaku berhasil kabur dengan melompati tembok belakang rumah.
"Warga tidak berani mengejar karena para pelaku membawa senjata api," pungkas Abrar.
Warga yang emosi lalu merusak dan membakar mobil Avanza hitam bernomor polisi BE 2609 L yang ditinggal di depan rumah korban.
(Risna Nur Rahayu)