JAKARTA - Kasus pelemparan bom Molotov oleh orang tak dikenal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masih diselidiki polisi. Sejauh ini, aparat Polrestabes Makassar sudah memeriksa tujuh saksi di tiga lokasi gereja yang diserang.
“Saat ini petugas kami telah melakukan langkah-langkah pemeriksaan olah TKP. Ada sekira tujuh saksi yang sudah diminta keterangan,” ujar Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2013).
Boy menerangkan, dari hasil analisa petugas, ada kemiripan bahan peledak yang digunan pelaku di tiga lokasi tersebut. Pelaku mengunakan botol mineral dan bensin. Namun, pihaknya belum bisa memastikan keterkaitan pelaku dengan kelompok-kelompok penebar teror yang pernah diungkap sebelumnya.
“Pelaku juga menggunakan sepeda motor matik dan menggunakan helm. CCTV yang ada sedang kami upayakan,” sambungnya.
Boy juga meminta agar warga Makassar tetap tenang dan mempercayakan penyelidikan kasus ini ke polisi. Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi yang dapat menimbulkan perpecahan.
(Dian AF)