ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan mendesak agar Afghanistan menyerahkan seorang anggota senior Taliban yang baru-baru ini ditangkap. Sepertinya Afghanistan akan menggunakan kesempatan ini untuk melakukan pertukaran tahanan.
Maulvi Faqir Mohammad adalah anggota senior kelompok Tehreek e Taliban. Selama ini faksi Taliban tersebut merupakan penentang utama terhadap Pemerintah Pakistan.
Faqir diketahui ditangkap ketika hendak memasuki wilayah perbatasan Pakistan dari Afghanistan. Namun pihak keamanan Afghanistan mengaku bahwa mereka masih terus mengkonfirmasi identitas sebenarnya dari Faqir. Tetapi Menteri Luar Negeri Afghanistan Zalmai Rassoul sudah mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Pakistan Hina Rabbani Khar, bahwa Faqir sudah ditangkap.
"Kami harap dia (Faqir) bisa diserahkan kepada Pakistan secepat mungkin, karena banyak warga Pakistan yang tidak berdosa tewas di tangannya," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Moazzam Ahmad Khan, seperti dikutip AFP, Sabtu (23/2/2013).
Afghanistan sendiri bersikeras untuk terus melakukan penyelidikan atas laporan penangkapan Faqir. Di saat bersamaan, Afghanistan juga mengecam sikap Pakistan yang enggan menyerahkan tahanan Taliban Afghanistan.
Pakistan mengklaim sebelumnya telah melepaskan 26 tahanan Taliban Afghanistan, sebagai tanda meningkatnya kerja sama antara kedua negara. Pemerintah Afghanistan yakin, dengan bebasnya tahanan Taliban bisa membuat kelompok militan itu ke dalam meja perundingan.
Tetapi kelompok Taliban Afghanistan justru menginginkan tahanan penting yang dibebaskan, termasuk mantan Deputi Pimpinan Taliban Afghanistan Abdul Ghani Baradar. Namun ada kekhawatiran, kelompok Taliban Afghanistan yang dibebaskan justru kembali ke medang perang.
(Fajar Nugraha)