BOSTON – Beberapa pihak menduga serangan bom di Kota Boston Senin 15 April waktu setempat dilakukan oleh kelompok ekstrimis anti-pemerintah. Hal itu dikarenakan serangan itu dilakukan saat perayaan Hari Patriot.
Ledakan bom di Boston mengingatkan warga AS pada serangan bom Oklahoma tahun 1995 silam. Sama seperti ledakan bom Boston, serangan bom Oklahoma juga terjadi saat peringatan Hari Patriot.
Serangan bom Oklahoma dilakukan oleh anggota militan ekstrim kanan AS Timothy McVeigh. Saat itu McVeigh meledakkan bom ke sebuah gedung pemerintah dan menewaskan setidaknya 168 orang yang ada di dalamnya. Demikian diberitakan Daily Mail, Selasa (16/4/2013).
Hari Patriot adalah hari yang penting bagi kelompok ekstrim kanan di AS. Hari tersebut memperingati dimulainya gerakan revolusi AS melawan pemerintah kolonial Inggris.
Saat ini kabar tentang pelaku di balik serangan bom Boston memang masih simpang siur. Sebelumnya sempat tersiar kabar bahwa petugas telah menangkap seorang warga Arab Saudi yang dicurigai sebagai tersangka serangan.
Kabar itu langsung dibantah oleh Kepolisian Boston. Mereka menyatakan belum menangkap siapa pun yang terlibat dalam serangan bom itu.