Pengebom Boston Ingin Balas Invasi AS di Afghanistan

Wahyu Dwi Anggoro, Jurnalis
Rabu 24 April 2013 09:48 WIB
Dzhokhar Tsarnaev (Foto: RT)
Share :

BOSTON – Laporan FBI menyebut kedua pelaku bom Boston melakukan serangan untuk membalas invasi Amerika Serikat (AS) di Irak dan Afghanistan. Mereka membenci invasi AS karena membuat banyak rakyat tidak berdosa tewas.L
 
Laporan FBI itu dibuat berdasarkan pernyataan yang dibuat oleh Dzhokhar Tsarnaev. Tsarnaev adalah satu-satunya pelaku bom yang tersisa setelah kakaknya, Tamerlan, tewas dalam aksi pengejaran polisi Jumat 19 Maret lalu.
 
Tsarnaev diinterogasi petugas di tengah perawatannya di rumah sakit. Dia mengalami luka tembak di tenggorokannya yang membuat dia sulit berbicara.
 
Dalam pernyataannya, Tsarnaev juga mengaku mempelajari cara membuat bom dari situs internet milik Al Qaeda. Tsarnaev mengaku dia dan kakaknya bekerja sendiri dan tidak memiliki hubungan dengan kelompok teroris manapun.
 
Pengakuan Tsarnaev itu sesuai dengan cerita dari teman Tsarnaev. Temannya itu mengatakan Tsarnaev sempat menyamakan ledakan bom Boston dengan kondisi di Irak dan Afghanistan.
 
“Membuat bom seperti itu mudah. Ledakan terjadi setiap hari di Irak dan Afghanistan,” ujar Tsarnaev kepada temannya itu, seperti dikutip The Star, Rabu (22/3/2013).
 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya