JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Anti Politisi Artis menyoroti masuknya beberapa nama caleg termasuk mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf dalam daftar caleg Partai Demokrat.
Gerakan Mahasiswa Anti Politisi Artis tersebut, meminta kepada pimpinan Partai Demokrat untuk lebih selektif lagi dalam menetapkan calegnya.
"Kami sangat terkejut dengan masuknya nama Yusuf Macan Effendi alias Dede Yusuf yang track record-nya sangat mengecewakan, khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat Jawa Barat," ungkap Kordinator Gerakan Mahasiswa Anti Politisi Artis, Alfian dalam keterangan persnya, Senin (6/5/2013).
Dalam penetapan caleg, kata dia, Partai Demokrat mengesampikan track record para calegnya. Terbukti ada beberapa caleg termasuk Dede Yusuf yang dianggap bermasalah.
"Dia terkesima dengan silaunya Partai Demokrat dan hasratnya untuk maju sebagai Cagub dengan menggeser calon sebelumnya, Iwan Sulandjana yang saat itu menjabat sebagai ketua DPD Partai Demokrat," jelas dia.
Disamping itu, Alfian menilai masuknya Dede Yusuf sebagai caleg Demokrat dari Dapil Jabar I dengan nomor urut satu juga menimbulkan pertanyaan besar. Sebab sebelumnya, Dede bukanlah fungsionaris dari Partai Demokrat. "Sayangnya, perbuatan Dede Yusuf tersebut malah diamini oleh oknum petinggi DPP Partai Demokrat," imbuhnya.
Gerakan mahasiswa Bandung itu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan DPP Partai Demokrat kembali mempertimbangkan pencalegan Dede Yusuf di 2014.
"Atas fakta dan bukti di atas, kami Gerakan mahasiswa meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan DPP partai Demokrat untuk mencoret nama nama Yusuf Macan Effendi alias Dede Yusuf," katanya.
Mereka meminta kepada Fraksi Partai Demokrat untuk memberikan pertimbangan kepada DPP dalam menentukan caleg dalam daftar caleg tetapnya yang akan diajukan pada bulan Agustus 2013 nanti.
(Misbahol Munir)