Penyergapan di Jabar & Jateng Bukti Densus Tak Pantas Dibubarkan

K. Yudha Wirakusuma, Jurnalis
Jum'at 10 Mei 2013 08:48 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 kembali menyergap terduga teroris yang dilakukan di tiga wilayah yang berbeda. Masih adanya kegiatan ancaman teror, membuktikan bahwa keberadaan Densus 88 masih dibutuhkan.

"Ini adalah bukti bahwa Densus masih di butuhkan. Ini prestasi polisi. Soal kenapa ada korban, karena ada perlawanan. Kemudian juga ditemukan senjata bahan peledak," kata Sesepuh Polri Komjen Purn Noegroho Djajusman, saat berbincang dengan Okezone, Jumat (10/5/2013).

Dia mengatakan wacana yang sempat berhembus yang menginginkan  Densus 88 dibubarkan, hanyalah pemikiran yang picik saja. "Kalau rencana teroris itu berhasil, apa kabar itu Indonesia," sindirnya.

Sekadar diketahui (Densus) 88 telah menyergap 11 orang terduga teroris di lokasi berbeda. "Ada 11 orang, dengan rincian empat meninggal dunia. Tiga di Cigondewah dan satu di Jateng. Kemudian yang lain hidup, berarti yang hidup tujuh orang," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo, di Kampung Batu Rengat, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Rabu 8 Mei kemarin.

Barang bukti yang bisa kita temukan di TKP (tempat kejadian perkara) Cigondewah, lanjut Timur, adalah tiga pucuk senjata genggam. Terdiri dari dua revolver dan satu jenis pistol FN merk Burning. Kemudian ada bom pipa, yang sudah meledak ada dua kemudian empat ditemukan dalam keadaan utuh dan diamankan oleh petugas dari penjinak bom.

Sebelumnya 28 Februari lalu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bersama perwakilan ormas Islam mendatangi Mabes Polri. Din juga membawa rekaman video kekerasan yang diduga dilakukan anggota Densus 88.

Din Syamsudin, mengaku prihatin atas tindakan pelanggaran HAM berat yang diduga dilakukan oleh anggota Densus 88. Din enggan menyebutkan asal video itu sekaligus lokasi pelanggaran HAM tersebut.

(K. Yudha Wirakusuma)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya