Ini Penjelasan TNI AU Atas Hujan Peluru di Gunung Kidul

Markus Yuwono, Jurnalis
Senin 01 Juli 2013 17:15 WIB
Ilustrasi penembakan (Foto: Agung M/okezone)
Share :

GUNUNGKIDUL- TNI Angkatan Udara (TNIAU) mengakui hujan peluru yang terjadi di Dusun Gading IV, Gading, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, dilakukan tidak sengaja oleh pihaknya.

”Kejadian memang ada. Kita akan mengganti sesuai dengan kondisi semula," kata Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Adisutjipto Yogyakarta Mayor Sur Hamdi Londong Allu di sela-sela pertemuan dengan warga di Balai Dusun Gading IV, Senin (1/7/2013).

Data yang diterima TNI AU ada 10 rumah mengalami kerusakan, sebagian terkena bagian atap. "Data masih sementara, ada kena genteng, meteran listrik, dan asbes rumah," imbuh dia.

Dia menjelaskan, peluru tersebut berasal dari Latihan yang dilakukan wanita angkatan udara (Wara) TNI AU di Kemuning, Patuk, yang dibuka pada 27 Juni dan akan berakhir 3 Juli mendatang.

"Materi latihan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain yakni kompas dan membaca peta, pendadakan, kemungkinan ada rekoset," paparnya.

Londong menambahkan, latihan yang bernama Prayuda atau berganda diikuti 36 orang. "Kita sudah melakukan pemberitahuan ke kadus, kepala desa, polsek dan kodim," ujarnya.

Meski terjadi kecelakaan, latihan masih tetap dilaksanakan, namun dengan evaluasi mendalam.

Sementara itu, Kasi Persenjataan TNI AU Adisucipto, Mayor Subagyo, mengaku, tidak menyangka telah terjadi peluru nyasar ke pemukiman warga. Pasalnya jarak lokasi latihan 4 kilometer. "Kalau dilogikan tidak mungkin nyampai," ujarnya.

Dalam Latihan Sorti, peserta menggunakan Senjata Mesin Ringan dengan kaliber 12,7 mm. Latihan dimulai pukul 8 pagi, seharusnya dilakukan 6 kali. Sorti pertama sampai ke empat lancar. "Saat rombongan kelima mendapatkan laporan jika ada peluru sampai ke pemukiman warga," paparnya.

Dia menduga kemungkinan peluru rekloset (pantulan), sehingga sampai kepemukiman warga. "Jarak tembaknya maksimal 1,5 km, sedangkan lokasi bukit dengan lokasi tembakan 1 km jika ditarik garis lurus dengan tembakan," terangnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya