Peluru Nyasar ke Rumah Warga dari Tembakan Pelatih TNI AU

Markus Yuwono, Jurnalis
Selasa 02 Juli 2013 09:40 WIB
Eka Susanti (Foto: Markus Yuwono/Sindo Trijaya)
Share :

GUNUNGKIDUL - TNI Angkatan Udara (AU) bertanggung jawab penuh atas insiden peluru nyasar ke permukiman warga saat latihan tempur Wanita Angkatan Udara (Wara) di Dusun Gading IV, Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Komandan Skadron Pendidikan 105 Pangkalan Udara (Lanud) Adisucipto, Letkol Sus C Eka Susanti, mengatakan, saat ini seluruh siswa Wara sudah ditarik ke lanud di Gading. Meski demikian pemulangan itu tidak terkait insiden pagi kemarin.

“Siswa sudang melakukan latihan merayap dan berguling. Saat ini sudah masuk latihan mempertahankan pangkalan,” paparnya.

Dia menandaskan, peluru yang mengenai rumah warga bukan berasal dari siswa latihan menembak, tetapi berasal dari senjata yang dimuntahkan pelatih saat siswa melakukan latihan merayap.

“Jadi saya tegaskan ini bukan berasal dari senjata siswa,” jelasnya.

Sebagai wujud simpati atas korban peluru nyasar di, TNI AU menyerahkan bantuan kepada warga yang rumahnya terkena dampak latihan militer tersebut.

TNI AU Lanud Adisucipto memberikan uang tunai Rp10 juta untuk mengganti kerusakan rumah warga.

“Tadinya kami mau memperbaiki semuanya, namun Pak Kades memilih meminta mengganti dengan uang biar warga yang melakukannya sendiri,” kata Eka.

Sementara itu, Kepala Desa Gading, Suharno, mengaku bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Semoga ini tidak terulang,” harapnya.

Dijelaskannya, setelah dinventarisasi ada 22 rumah yang terkena peluru nyasar. Di Dusun Gading III ada lima unit dan Gading IV ada 17 unit.

“Kerusakan sebagian ada di atap,” pungkasnya.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya