KAIRO - Militer Mesir baru saja mengumumkan lengsernya Mohamed Morsi dari kursi presiden. Namun hingga saat ini tidak jelas keberadaan dari Morsi.
Sejak ultimatum dari pihak militer untuk Morsi berakhir, keberadaan dari Morsi tidak diketahui. Media setempat mengatakan, Morsi saat ini diisolasi secara politik.
Kelompok Ikhwanul Muslimin hingga saat ini belum dapat melakukan kontak dengan Morsi. Sebelumnya mereka hanya mengetahui bahwa Morsi berada di barak militer di Kairo.
Seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (4/7/2013), kelompok Ikhwanul Muslimin menegaskan, apa yang dilakukan oleh pihak militer saat ini adalah bentuk kudeta. Kekecawaan yang dialami oleh pendukung Morsi dikhawatirkan bisa memicu terjadinya kerusuhan antara massa pro dan anti Morsi.
Namun sejauh ini, kondisi di Mesir masih bisa dikendalikan oleh pihak berwenang. Meski kondisi tegang, diharapkan tidak ada bentrokan pecah antara pihak pendukung dan anti-Morsi.
Sementara Jenderal Abdul Fatah Al-Sisi telah menunjuk Adli Mansour sebagai presiden ad-interim Mesir. Mansour diketahui menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi Mesir.
Sisi membekukan konstitusi untuk sementara dan akan membentuk panel peta politik baru yang melibatkan tokoh politik dan tokoh agama. Mereka nantinya akan mengatur rencana pemilu parlemen dan presiden melalui komiter rekonsiliasi nasional.
(Fajar Nugraha)