KAIRO - Setelah Mohammad Morsi lengser dari kekuasaannya, kelompok Ikhwanul Muslim tempat dirinya bernaung mulai mendapatkan tekanan. Sekira dua petinggi dari sayap politik Ikhwanul Muslim, yakni Partai Keadilan dan Kebebasan, ditangkap oleh polisi.
Juru bicara Ikhwanul Muslimin Gehad El-Haddad mengatakan, ada ratusan nama yang dimasukan dalam daftar penangkapan. Tetapi belum ada konfirmasi jelas mengenai penangkapan dua petinggi Partai Keadilan dan Kebebasan itu. Demikian diberitakan CNN, Kamis (4/7/2013).
Haddad mengatakan, dua dari petinggi Partai Keadilan dan Kebebasan itu adalah Saad el-Katatni dan wakilnya, Rashad Al-Bayoumi. Selain itu ada 300 anggota partai lainnya yang tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.
Mantan Presiden Mesir Mohammad Morsi saat ini dikenakan tahanan rumah oleh militer Mesir. Morsi dilengserkan setelah rakyat Mesir melakukan protes sejak Minggu 30 Juni lalu.
Menurut Haddad, Morsi saat menjalani tahanan rumah di markas Garda Republik. Penahanan ini dilakukan bertepatan dengan pengepungan yang dilakukan militer terhadap anggota Ikhwanul Muslimin.
(Fajar Nugraha)