Petinggi Ikhwanul Muslimin Ditangkap

Fajar Nugraha, Jurnalis
Jum'at 05 Juli 2013 11:12 WIB
Protes tolak Morsi (Foto: BBC)
Share :

KAIRO - Pihak keamanan Mesir menangkap pimpinan Ikhwanul Muslimin pada Kamis 4 Juli. Salah satu yang ditangkap adalah anggota dewan pengawas Ikhwanul Muslimin Mohamed Badie.

Menurut pihak berwenang Mesir, Badie mencoba untuk keluar dari Mesir. Namun tudingan itu dibantah oleh pihak kelompok yang mengusung Mohammad Morsi sebagai Presiden Mesir, yang pada akhirnya dilengserkan akibat kudeta pada 3 Juli lalu. Demikian diberitakan Reuters, Jumat (5/7/2013).

Badie dikabarkan ditangkap di Kota Marsa Matrouh yang berbatasan dengan Libya. Namun pihak Ikhwanul Muslimin menolak laporan penangkapan itu.

Selama ini, Badie dielu-elukan oleh pendukung Ikhwanul Muslimin saat kampanye pengusungan Morsi sebagai presiden. Namun, Ikhwanul Muslimin menolak anggapan bahwa Badie adalah sosok yang memiliki peran besar dalam terpilihnya Morsi sebagai Presiden Mesir pada 2012 lalu.

Sementara pihak jaksa penuntut Mesir memerintahkan penangkapan terhadap Khairat el-Shater yang dianggap sebagai wakil Ikhwanul Muslimin yang berpengaruh. El-Shater dituduh bertanggungjawab atas kekerasan terhadap pengunjuk rasa di markas kelompok itu di Kairo, Minggu 30 Juni lalu.

Hingga saat ini, Morsi masih berada di dalam tahanan pihak militer. Pihak Ikhwanul Muslimin memastikan mereka tidak akan mengangkat senjata melawan pemerintahan baru yang dibentuk oleh militer, meskipun mereka memperingatkan ada kelompok lain yang mungkin melakukan perlawanan terhadap pemerintah.

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya