Mesir Perintahkan Penangkapan Bos Ikhwanul Muslimin

Aulia Akbar, Jurnalis
Rabu 10 Juli 2013 18:32 WIB
Foto : Mohamed Badie (AP)
Share :

KAIRO - Kejaksaan Agung Mesir memerintahkan penangkapan terhadap Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohamed Badie. Badie didakwa karena menghasut warga bertindak rusuh di depan Markas Garda Nasional.

Selain Badie, Mesir kini memburu wakil Badie, Mahmoud Ezzat, beserta Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan Essam El-Erian dan Mohamed El-Beltagi. Bersamaan dengan itu, ribuan simpatisan partai Islam itu melakukan unjuk rasa di dekat Masjid Rabba al-Adawiya. Demikian, seperti diberitakan Reuters, Rabu (10/7/2013).

Juru bicara Ikhwanul Muslimin Gehad El-Haddad mengatakan bahwa dakwaan yang dijatuhkan Mesir terhadap Badie dan pejabat-pejabat Ikhwanul Muslimin lainnya, bermotif politik. Perintah penangkapan itu dianggap sebagai tindakan untuk menghancurkan demonstrasi di Rabba.

Sejauh ini, beberapa pejabat Ikhwanul Muslimin lainnya dikabarkan sudah berada di bui. Mesir kembali mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk pejabat-pejabat lainnya.

Seperti diketahui, Ikhwanul Muslimin baru saja menolak bergabung dalam pemerintahan interim di Negeri Piramida. Mereka masih menuntut pemulihan kekuasaan Mohamed Morsi yang baru saja terguling.

Penolakan itu juga sudah terprediksi, karena Ikhwanul Muslimin sudah menganggap tindakan militer sebagai kudeta. Menurutnya, kudeta yang dilakukan militer sangat bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.

Dalam kesempatan itu, Haddad mengatakan pula bahwa seluruh pejabat Ikhwanul Muslimin yang diburu oleh Mesir, adalah mereka yang berpartisipasi dalam demonstrasi. Ikhwanul Muslimin juga menentang pemerintahan baru yang dipimpin Hazem al-Beblawi.

(Aulia Akbar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya