DENPASAR - Sekretaris Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Jero Wacik mengaku siap mengikuti konvensi calon presiden (capres) di partainya dengan catatan ada yang memintanya maju.
Hingga kini beberapa nama santer disebut masuk dalam bursa capres dalam konvensi Partai Demokrat, diantaranya Pramono Edhie Prabowo dan Jero Wacik.
Nama Wacik sebelumnya sempat masuk dalam bursa capres menurut sebuah lembaga survei yang menempatkan dirinya dengan raihan elektabilitas tiga persen lebih.
"Iya nama saya masuk lembaga survei bersama sederet nama lainnya. Begini, survei itu dilakukan lembaga survei dan ada bermacam macam lembaga survei ada quesenernya, saya sikapi semua dengan jernih, kita lihat saja," ucap Wacik usai pembekalan caleg Partai Demokrat di Hotel Grand Bali Beach, Denpasar Minggu (21/7/2013) malam.
Menurutnya, hasil survei jangan terlalu dipikirkan terlalu serius namun juga jangan tidak dianggapi serius meliankan wajar saja. Dalam kaitan konvensi capres di partainya, sambung Wacik, sebenarnya tidak ada proses pendaftaran capres.
Jadi, nantinya majelis tinggi partai akan menghubungi tokoh-tokoh yang dianggap memiliki elektabilitas dan rekam jejak trackrecord serta kemampuan.
Dengan kreteria seperti itu, barulah seorang tokoh pantas diusung sebagai capres. Soal dari mana tokoh itu akan diusung bisa bersal dari internal partai namun ada beberapa nama di luar kader partai.
Disinggung apakah dirinya siap meramaikan konvensi, Wacik diplomatis menjawab bahwa dirinya selaku kader tentunya jika diminta tentu harus siap. "Saya jika diminta harus siap, jika tidak diminta ya tidak apa-apa, begitu saja, hidup dibikin yang enak berfikir dan tenang," cetusnya didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta.
(Rizka Diputra)