JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dianggap sebagai calon presiden yang paling sering melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Demikian hasil penelitian dari Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) yang melakukan riset tentang rangking kadar nasionalisme para capres-cawapres 2014
"Aburizal Bakrie berada terbawah karena masalah lumpur Lapindo, dengan skor 35,"ujar Direktur Lembaga Pemilih Indonesia, saat memaparkan hasil risetnya di Taman Ismail Marzuki, Ciikini, Rabu (28/8/2013).
Sedangkan tokoh nasional yang bebas dari pelanggaran HAM adalah, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan skor 83 dan diperingkat kedua Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo dengan skor 75.
"Skor terendah merupakan tokoh yang paling parah dalam pelanggaran HAM. Sedangkan skor yang tertinggi merupakan tokoh yang dinilai cukup bersih dalam pelanggaran HAM," ungkapnya.
Berikut ini tokoh nasional yang masuk riset LPI untuk kategori yang tidak melakukan pelanggaran HAM.
1. Megawati Soekarnoputri (83).
2. Hary Tanoe (75).
3. Joko Widodo (74).
4. Surya Paloh (70).
5. Mahfud MD (69).
6. Puan Maharani (63).
7. Jusuf Kalla (62).
8. Muhaimin Iskandar (60)
9. Gita Wirjawan (60).
10. Agus Martowardoyo (58).
11. Sutiyoso (56).
12. Dahlan Iskan (56).
13. Chairul Tandjung (56).
14. Akbar Tandjung (55).
15. Pramono Edhie Wibowo (53).
16. Sri Mulyani Indrawati (53).
17. Suryadarma Ali (52).
18. Kristiani Herawati Yudhoyono (51)
19. Hatta Rajasa (51).
20. Djoko Suyanto (51).
21. Endriartono Sutarto (51).
22. Prabowo Subianto (50).
23. Aburizal Bakrie (35)
(Muhammad Saifullah )