TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani untuk pertama kalinya berbicara dalam konferensi pers di televisi. Rouhani menyatakan, program nuklir Iran tidak akan terbatas.
Di saat bersamaan, Rouhani meminta dunia internasional untuk merengkuh kesempatan yang dibuka oleh Iran setelah pemilu presiden lalu. Menurutnya, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menyelesaikan perseteruan dengan dunia Barat.
"Kami siap untuk melakukan pembicaraan di level manapun untuk menyelesaikan isu program nuklir. Tetapi dunia harus tahu bahwa jangka waktu untuk menyelesaikan isu nuklir tidak terbatas," tutur Rouhani, seperti dikutip Press TV, Kamis (12/9/2013).
"Dunia harus menggunakan kesempatan ini dan melihat bahwa negara kami dibentuk melalui pemilu. Kami akan menggunakan kesempatan dan berharap mampu menyelesaikan permasalahan satu per satu," lanjut Rouhani.
Tetapi Rouhani menegaskan satu hal. Menurutnya, tidak ada satu negara di dunia pun yang bisa melucuti hak dari Iran.
"Semua hak Iran sesuai dengan aturan internasional. Paling penting adalah Traktat Non-Proliferasi nuklir (NPT) yang harus dihormati," tegasnya.
Pengganti Mahmoud Ahmadinejad itu menambahkan, pihaknya siap untuk melakukan pembicaraan mengenai nuklir, khususnya dengan negara P5+1. Kelompok itu merupakan negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang ditambah Jerman dan IAEA.
Iran dan P5+1 sempat melakukan beberapa putaran negosiasi. Salah satu bahasan yang penting adalah program nuklir Iran.
(Fajar Nugraha)