AS Periksa Keamanan Pangkalan Militernya di Seluruh Dunia

Wahyu Dwi Anggoro, Jurnalis
Rabu 18 September 2013 14:03 WIB
Penembakan Navy Yard (Foto: AP)
Share :

WASHINGTON – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) akan memeriksa keamanan pangkalan militernya yang ada di berbagai belahan dunia. Pemeriksaan dilakukan setelah terjadi aksi penembakan massal di markas Angkatan Laut AS, The Navy Yard, yang menewaskan 13 orang.
 
Penembakan dilakukan oleh kontraktor militer, Aaron Alexis. Pria berumur 34 tahun itu bisa leluasa masuk ke The Navy Yard walaupun diketahui mengidap gangguan jiwa dan memiliki catatan kriminal.
 
“Kami ingin memeriksa kondisi keamanan di setiap pangkalan militer AS di seluruh dunia,” ujar pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Pertahanan AS, seperti dikutip AFP, Rabu (18/9/2013).
 
Aksi Alexis mengejutkan banyak pihak karena terjadi di Kota Washington yang notabene ibu kota AS. The Navy Yard terletak tidak jauh dari kediaman resmi Presiden AS, Gedung Putih.
 
“Pemerintah harus memeriksa kembali kebijakannya soal keamanan fasilitas militer,” imbuh Senator AS dari Partai Republik, John McCain.
 
Presiden Barack Obama sendiri menyalahkan kebijakan peredaran senjata di AS yang dianggapnya terlalu longgar. Alexis dengan mudah membeli senjata berbahaya walaupun memiliki gangguan kejiwaan. Obama pun meminta Kongres mengkaji kembali kebijakan peredaran senjata di Negeri Paman Sam itu.(why)
 
 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya