WASHINGTON - Aaron Alexis, pelaku penembakan terhadap 12 marinir Amerika Serikat (AS) rupanya berencana pindah ke Thailand. Alexis diketahui mempunyai ketertarikan yang kuat untuk memperdalam ajaran Buddha dan belajar Bahasa Thailand.
Alexis yang berusia 34 tahun ini diketahui tinggal di Fort Worth, Texas. Alexis, setelah dikeluarkan dari militer AS akibat bermasalah dengan pengendalian emosinya, bekerja di restoran Thailand, Happy Bowl.
Nutpisit Suthamtewakul, pemilik restoran Happy Bowl mendeskripsikan Alexis sebagai pribadi yang sopan dan bersahaja. Nutpisit juga menjelaskan Alexis sering melakukan meditasi dan juga pernah menggunjungi Asia Tenggara.
Akibat penembakan massal, Presiden Barack Obama bereaksi keras terhadap peristiwa ini. Dari Gedung Putih, Obama menyebut aksi penembakan Alexis merupakan perbuatan seorang pengecut.
Dilansir dari Time World, Selasa (17/9/2013), Obama juga meminta seluruh rakyat AS menaikkan bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung nasional. Penurunan bendera setangah tiang akan berlangsung sampai 20 September untuk memperingati para marinir yang menjadi korban aksi gila Alexis.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.